Enam Bulan Ditenggelamkan, Begini Penampakan Vespa di Laut Gili Trawangan

Vespa

Penampakan Vespa di Laut Gili Trawangan Lombok 

Lombok, Pada bulan Maret lalu Club Vespa  6415 menenggelamkan puluhan vespa di dasar laut Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Enam bulan setelah berjalan, kini sudah membentuk pola sebuah taman yang cantik. Menjadi taman bagi biota laut, seperti terumbu karang dan rumah bagi ikan ikan.

Sejumlah foto yang diposting oleh Acok Zani Bassok, selaku ketua club Vespa  6415 pada (7/11) lalu, menunjukan gambar yang  eksotik. Beberapa ikan nampak berenang mengitari skuter / Vespa  tua tersebut.

Taman vespa dasar laut ini akan terus dikembangkan dan dipelihara. Sebab tujuannya yaitu untuk menambah objek wisata di Gili Trawangan. Apalagi, kelesetarian lingkungan setempat belakangan menjadi atensi bersama oleh komunitas-komunitas yang ada. (iko)

Berikut penampakan Vespa di laut Gili Trawangan :

Semoga makin menambah destinasi wisata bawah laut dan menjadikan rumah buat ikan ikan di perairan Laut Gili Terawangan.

sumber : Kicknews.today 

Advertisements

Tak Perlu Samakan Rawat Vespa seperti Rawat Motor Jepang

a8732334-4b23-4b63-827a-a108e35b9783_169

Skuter legendaris asal Italia, Vespa dan Piaggio memang merupakan skuter idaman pencintanya. Karena merupakan motor yang diimpor utuh dari luar negeri, adakah perlakuan khusus dalam perawatan skuter Piaggio-Vespa?

Technical Trainer Manager Piaggio Indonesia, Yudi Riswanto, mengatakan banyak konsumen yang salah kaprah dalam melakukan perawatan skuter Piaggio-Vespa. Terutama soal penggantian olinya.

“Konsumen kita itu biasa pakai motor Jepang yang penggantian olinya cepat. Punya kita dengan teknologi i-get ganti olinya per 10.000 kilometer (km),” kata Yudi.

Skuter Piaggio-Vespa dengan mesin i-get yang dijual saat ini lebih panjang umur penggantian olinya. Kata Yudi, sampai 10.000 km pun masih aman.

“Tapi mau ganti oli berapa kilo sekali silakan, itu haknya konsumen, mungkin karena takut kenapa-kenapa motornya, sering dipakai, ya silakan aja ganti misalnya di 7.500 km sekali. Tapi kalau dipakai 10.000 km aman,” ujar Yudi.

Selain penggantian oli, yang banyak salah kaprah dari pemilik Vespa adalah saat ingin menambah tenaga motor untuk akselerasi yang lebih baik. Mereka mengoprek bagian motor sana-sini, padahal untuk menambah tenaga bisa dilakukan hanya dengan mengganti roller CVT.

“Mereka juga ganti roller nggak ngitung maunya apa. Anda suka ngebut, di Jakarta pun mau ngebut di mana sih? Saya kalau ganti roller pun cari yang napas bawahnya kencang,’ kata Yudi.

Di luar itu, yang sering salah kaprah adalah pembersihan karburator untuk model skuter yang masih menggunakan karburator. Konsumen pemilik Vespa LX 125–yang masih pakai karburator–sering meminta karburator motornya dibongkar.

“Padahal nggak perlu. Semakin sering dibongkar semakin cepat rusak. Kalau mau bongkar karburator itu ada jadwalnya, lalu karburator dibongkar kalau dirasakan ada sesuatu yang nggak bagus. Kalau masih bagus ya nggak perlu dibongkar,” ucap Yudi.

Tips and Trick Mendapatkan Foto Saat Solo Touring

DSC1067_DxO-1

Touring saat ini sudah menjadi gaya hidup bikers atau traveller yang ingin merasakan sensasi panas gak kehujanan dan hujan gak kepanasan. Sekarang banyak Moto Traveller yang lebih memilih untuk Solo Touring atau Touring sendiri karena kebanyakan beralasan gak nemu waktu yang singkron sama temen atau kadang beralasan dengan solo touring dapat bebas untuk menentukan arah sebuah perjalanan.

IMG_20161022_151021-900x506

Untuk melakukan Solo touring perlu persiapan yang cukup matang dari kendaraan yang kita gunakan hingga sebuah dokumentasi yang menarik untuk cerita anak cucu kita nanti atau di share ke sosial media. Berikut tips and trik mendapatkan dokumentasi foto maupun video untuk solo touring.

  1. Bawa kamera DSLR/Mirorless maupun handphonepun bisa
  2. Tripod, monopod yg punya kaki atau gorillapod
  3. Aplikasi timelapse atau intervalo meter pada DSLR berguna untuk mendapatkan gambar dengan otomatis.

IMG_20161022_151112-900x506

Semua perlengkapan di atas sudah tersedia saatnya diaplikasikan

  1. Awal yang perlu melakukan pengenalan medan contohnya di Lautan Pasir bromo carilah pasir yang padat dan aman dari kendaraan lain supaya kamera tidak tertabrak.
  2. Setelah persyaratan di atas sudah terpenuhi pasang tripod dan kamera cari angle dan komposisi yang di inginkan.
  3. Set kamera dengan mode timelapse atau intervalo meter dengan interval shutter 3 detik 1 foto selama beberapa menit.
  4. Nah saatnya action motor jalan menurut frame yang sudah kita set.
  5. Cek hasilnya

DSC1103-1-900x506

Terlihat ribet memang tapi dokumentasi atau karya nantinya akan menjadi cerita dari perjalanan solo touring yang bisa di ceritakan ke teman sahabat hingga nanti anak cucu kita. Selamat mencoba.

Penulis: Latanza Gilamotor 

Pameran Diecast Terbesar di Indonesia Kembali Digelar 28-29 Oktober 2017

ide41

Menyusul kesuksesan Indonesia Diecast Expo tiga tahun sebelumnya, pameran Diecast terbesar di Indonesia kembali digelar 28-29 Oktober 2017, di Balai Kartini, Jakarta.

Kali ini 4th Indonesia Diecast Expo 2017 berusaha menampilkan acara yang lebih dari sekedar ajang jual beli diecast. Pameran ini disiapkan sebagai sebuah acara diecast terlengkap dengan berbagai kegiatan yang menonjolkan aspek kreativitas khas komunitas, tanpa meninggalkan esensi utamanya yakni hiburan, pendidikan, dan kepedulian sosial.

Pada ajang pameran Die Cast terbesar di Indonesia di 2017 ini, penyelenggara memilih tema Muscle Power, yang mengacu pada mobil-mobil bertenaga besar dari berbagai jenis. “Tema ini dipilih karena mobil jenis ini sedang booming dan punya banyak penggemar di tanah Indonesia.” ujar Vero Sahetapy selaku Ketua Panitia IDE 2017. Pada IDE tahun ini, penyelenggara juga menyiapkan sebuah acara menarik, yaitu Collectors Night. Acara yang baru pertama kali diadakan di IDE sebenarnya mirip dengan acara collectors convention yang dikemas dalam acara makan malam (dinner) di A.S ini menampilkan bintang tamu yang sudah tidak asing lagi di kalangan diecaster.

Apabila tahun lalu IDE kedatangan tamu istemewa yakni rombongan customizer di bawah label Hells Dept dari negeri Sakura, tahun ini penyelenggara akan menghadirkan seorang customizer dari negeri asal muasal si muscle cars, yaitu Amerika Serikat. Selain hadir sebagai bintang tamu, Chris Stangler, sang customizer, juga terlibat dalam penggarapan sejumlah diecast yang menjadi event cars IDE 2017 yang didukung BCA ini. Acara ini merupakan sebuah improvisasi yang dilakukan IDE demi meningkatkan taraf dan kualitas satu-satunya acara diecast di Indonesia ini. Pun, hal ini bermakna bahwa IDE senantiasa berusaha mengembangkan dunia diecast dan miniatur di Indonesia, dengan memfasilitasi keinginan para diecaster di Indonesia.

Sebagai pameran Die Cast terbesar di Indonesia IDE 2017 akan menampilkan kurang lebih 80 pelapak yang menjual diecast dari berbagai merk dan skala, IDE juga selalu memamerkan koleksi diecast dari sejumlah kolektor dan komunitas. Seluruh koleksi diecast yang dipamerkan di Indonesia Diecast Expo merupakan koleksi pribadi para kolektor dan komunitas, dan tidak untuk dijual. Selain itu, acara rutin seperti diecast race, diecast custom competition, diecast photo contest, display diorama, dan seabrek acara diecaster lainnya juga telah disiapkan oleh penyelenggara demi memanjakan kaum pecinta diecast dan miniatur

Meski IDE telah didaulat oleh para kolektor dan komunitas diecast tanah air sebagai forum silaturahmi tatap muka tahunan terbesar di negeri ini, acara ini bukan semata milik para diecaster. Masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih banyak tentang diecast dari jenis tertentu atau merk tertentu, dapat menggali informasi seputar diecast dari kolektor dan komunitas yang menjadi peserta IDE 2017. Hanya dengan membeli tiket seharga Rp. 40.000, pengunjung sudah bisa menikmati beragam acara di IDE 2017.

Sebagai sebuah tradisi yang dilakukan sejak kali pertama, IDE juga akan mengumpulkan donasi dari kolektor, komunitas, dan panitia. Seluruh unsur pendukung IDE telah sepakat untuk senantiasa mendonasikan sebagian koleksinya untuk dilelang kepada pengunjung. Jumlah yang terkumpul akan disalurkan seluruhnya kepada yayasan yang telah ditunjuk pihak penyelenggara. Dengan sederet nilai positif yang dimilikinya, rasanya tidak salah bila Indonesia Diecast Expo 2017 wajib dikunjungi oleh siapa pun, apalagi mereka yang mengaku diecaster dan penggila miniatur. (Rls/NM)

Sumber : NaikMotor

Orijingan Peduli

WhatsApp Image 2017-08-21 at 21.28.07

assalamualaikum
selamat siang bagi dulur-dulur orijingan
semoga dulur kita Memetz Veglio Borletti segera di berikan kesembuhan oleh Allah dan segera bisa berkumpul kembali dengan dulur-dulur seperti dulu.
silahkan bagi dulur dulur yang ingin meringankan beban biaya perawatan om memetz, sumbangan bisa di berikan di berikan kepada
Tian
mandiri 1090012480380 konfirmasi bantuan bisa ke tian WA 082230977725 kaconk WA 085234879759

Motor Ini Saksi Kehebatan Pasukan TNI, Sekarang Harganya Enggak Masuk Akal

2587965705

Hadiah untuk pasukan Garuda padasaat bertugas di Congo 

Motor Vespa ini adalah saksi bisu kehebatan pasukan TNI (Tentara Nasional Indonesia).

Di Indonesia lebih akrab dikenal dengan sebutan Vespa Kongo.

Motor ini adalah hadiah dari perintah Indonesia untuk pasukan TNI yang disebut Pasukan Garuda.

Bukan pasukan TNI biasa, tapi pasukan yang dikirim ke misi perdamaian di Kongo pada tahun 1960-an.

Pasukan TNI yang sudah menyelesaikan misi perdamaian ini diberikan hadiah berupa 1 unit vespa sebagai penghargaan.

Hingga kini, Vespa Kongo atau yang punya tipe teknik VGLA dan VGLB masih jadi buruan

727264522

vespa congo yang masih terawat baik oleh pemiliknya 

Selain nilai history tinggi, motor ini juga berbeda dari Vespa biasa.

Vespa tipe ini dibuat bukan di Italia melainkan di Jerman.

Konon, menggunakan bahan besi yang lebih bagus dibandingkan Vespa pada umumnya.

Enggak heran kalau harga Vespa Kongo di Indonesia sekarang menjadi tinggi.

Dengan kondisi bagus, motor ini bisa laku terjual diatas Rp 80 juta.

Meski sangat tinggi, masih sebanding dengan nilai sejarah dan sedikitnya unit motor ini yang tersisa

Sumber : Motorplus Online 

KUSTOMFEST 2017 – NO BOUNDARIES : Ketika Karya dan Budaya Kustom Kulture Menembus Batas

EAD

Yogyakarta – Memasuki bulan Oktober, pecinta kustom kulture akan kembali dapat menyaksikan sebuah acara yang menjadi salah satu barometer pergerakan kustom kulture di Indonesia. KUSTOMFEST: Indonesian Kustom Kulture Festival akan kembali dilaksanakan pada tanggal 7-8 Oktober 2017 di Jogja Expo Center, Yogyakarta. Di tahun keenam penyelenggaraannya, KUSTOMFEST 2017  akan hadir mengusung tema “NO BOUNDARIES”.

“KUSTOMFEST selalu hadir setiap tahun dengan sebuah tema khusus dan secara tersirat menampilkan pesan yang kuat bagi pecinta kustom kulture. Tema yang kami pilih tahun ini adalah “KUSTOMFEST 2017 – NO BOUNDARIES”, sebuah tema yang merepresentasikan semangat pecinta kustom kulture untuk membuat karya tanpa takut untuk menabrak batasan-batasan yang ada,” ujar Director KUSTOMFEST, Lulut Wahyudi, saat press conference Kustomfest 2017 di Hotel GAIA Cosmo Yogyakarta (2/10). LT sapaan akrabnya menambahkan, sebagai seorang builder terkadang harus bisa berimajinasi dan melampaui batasan yang ada sehingga bisa menghasilkan sebuah karya luar biasa.

Di tahun keenam sejak digelar 2012 lalu berbagai tema yang bersinggungan dengan budaya kustom kulture selalu diangkat, tahun ini KUSTOMFEST 2017-NO BOUNDARIES menyiapkan acara spesial Salah satunya adalah Indonesia Attack, sebuah program yang diiniasi untuk  beberapa builder muda Indonesia yang siap tampil dengan karya terbaiknya di acara KUSTOMFEST 2017 – NO BOUNDARIES. Gerakan Indonesia Attack ini juga akan menjadi jembatan bagi builder-builder Indonesia untuk menampilkan karya – karya mereka di acara berskala internasional yaitu: Yokohama Hot Rod Custom Show 2017.

Harapan dari gerakan ini adalah sebagai langkah awal pembuktian diri bahwa builder Indonesia mampu untuk membuat sebuah karya yang tidak kalah dengan builder internasional. Ditargetkan akan ada 12 builder yang akan berangkat bersama-sama ke Jepang dengan membawa nama Indonesia.

Yang membedakan di acara Kustom Bike Show tahun ini dengan tahun sebelumnya akan ada dua Special Class yaitu Harley-Davidson Club Style, kelas khusus untuk motor Harley-Davidson yang sudah di kustom dengan aliran Club Style didukung oleh dealer Anak Elang Harley-Davidson. Kemudian akan ada juga kelas khusus Honda Scrambler, yang ditujukan untuk motor-motor Honda yang sudah di kustom dengan aliran Scrambler didukung oleh PT Astra Honda Motor.

Di kategori mobil akan ada highlight “Pickup Paradise”, pada tahun ini KUSTOMFEST memberikan ruang khusus bagi pemilik, penggemar dan juga kolektor mobil pickup untuk membawa mobil terbaik mereka baik yang beraliran orisinal maupun yang sudah dikustom untuk dipajang khusus di area pameran indoor. Mobil pickup yang pada awalnya dikenal sebagai kendaraan niaga ternyata banyak menarik minat kolektor untuk dijadikan sebagai barang koleksi.

Bagi pecinta kustom yang ingin menuangkan kreativitasnya juga bisa mengikuti Royal Enfield ReBuild Classic Challenge dari PT Distributor Motor Indonesia, selaku diler resmi Royal Enfield di Indonesia.  Para builder ditantang untuk menuangkan gagasan karya melalui gambar konsep motor kustom berbasis Royal Enfield. Pemenangnya antara lain ditentukan dengan mempresentasikan hasil rancangannya di hadapan pengunjung.

Salah satu sponsor baru tahun ini adalah PT Piaggio Indonesia yang akan menampilkan line up terbaru mereka mulai dari Vespa, Piaggio dan Moto Guzzi, serta sebuah kreasi acara menarik yakni Vespa Art. Pinstriper kondang Wildman akan menorehkan art work terbaiknya di motor Vespa baru. Lain halnya dengan BMW Motorrad Maxindo Moto yang akan mengunggulkan produk terbarunya di acara Stuntride Show. Kemudian para pinstriper muda akan unjuk kebolehan dalam berkarya melalui Von Dutch Young Pinstripe Contest, KUSTOMFEST X Trooper Helmet Art Show, dan “Cari Aman” Helmet Kustom Paint. Arena adu karya untuk para painter juga kini semakin dilirik oleh Samurai Paint Paint Battle memberikan ruang lebih luas dalam berproses.

OK

Dalam Press Conference Ini Juga Dilaksanakan Seremonial Penandatanganan Kerjasama GAIA Cosmo Sebagai Official Hotel antara Director Kustomfest Lulut Wahyudi dengan Asisten Manager GAIA Cosmo Harry Setiawan dan Disaksikam Oleh Heri Pemad dari Heri Pemad Art Management dan Kepala Sub Direktorat Keamanan Keselamatan (Kasubdit Kamsel) Ditlantas Polda DIY, AKBP Sinwan Yassin

Sisi edukasi juga akan diberikan KUSTOMFEST bekerjsama dengan G-Speed yang akan memberikan pemahaman mesin-mesin V8 termasuk cara perawatannya. Tidak hanya bagian mesin, pengerjaan bodyworks juga mendapat perhatian dari KUSTOMFEST dengan mendatangkan ahli sheet metal  Cristian Sosa dari Sosa Metal Works.  Selain ingin melihat perkembangan kustom di Indonesia ia juga akan mengadakan sesi sharing mengenai art bodyworks yang dilakukan menggunakan peralatan sederhana. Sesi ini akan menjadi konten yang menarik bagi pengunjung yang tertarik untuk diaplikasikan pada saat membuat mobil atau motor kustom.

Pengunjung yang datang juga dapat menyaksikan penampilan dari salah satu band rock legendaris Indonesia yaitu Edane dan juga penampilan dari Gugun The Blues Shelter dan The Hydrant.

21950767_1828532987176093_3511310177772328346_o

Sesuai tradisi dari tahun-tahun sebelumnya, pengunjung acara KUSTOMFEST 2017-NO BOUNDARIES juga  bisa berharap untuk menjadi orang paling beruntung di dunia untuk satu malam dengan bermimpi mendapatkan hadiah Lucky Draw yang bisa didapat dengan membeli tiket seharga Rp 50.000,- / hari. Jika sebelumnya Lucky Draw KUSTOMFEST pernah menghadirkan motor beraliran cafe racer, scrambler, old school, dan juga sebuah mobil hot rod. Tahun ini Lulut dan Retro Classic Cycles akan membuat sebuah motor Trike Kustom yang tidak biasa dengan frame di bagian depan menggunakan konstruksi chopper dan bagian belakang yang dibuat khusus mengadposi suspensi mobil Porsche.

“Lucky Draw tahun ini dibuat lain dari tahun tahun sebelumnya, tahun ini kami benar-benar membuat seluruh bagian dari awal menggunakan frame baru dan menggunakan independent rear suspension dari mobil. Nantinya Trike ini akan menonjolkan sisi engine dan suspensi. Bagaimana hasil akhirnya? Tunggu saja di acara KUSTOMFEST 2017-NO BOUNDARIES” tutup Lulut.

Indonesia Scooter Festival Akan Digelar di JEC 23-24 September Mendatang

21557543_10214720320592314_4455968692490005646_n

press con dari pantia Indonesian Scooter Festival 2017

Yogyakarta , Festival skuter skala nasional yaitu Indonesia Scooter Festival akan digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada 23-24 September mendatang.

Bertajuk ‘Bervespa Kita Berbudaya’ perhelatan yang baru digelar untuk pertama kalinya tersebut akan merangkul seluruh komunitas vespa di Indonesia.

Yudha, Ketua Panitia Indonesia Scooter Festival menjelaskan acara kali ini selain menjalin komunitas vespa di seluruh Indonesia juga momentum agar event-event vespa lebih tertata.

Selain itu juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengenal lebih jauh skuter keluaran Italia tersebut.

“Secara universal masyarakat belum tahu skuter bisa bersaing dengan pabrikan motor lain di Eropa seperti Inggris,” jelasnya saat jumpa pers di Cafe Brick, Jalan Damai, Sleman, Minggu (17/9) sore.

“Kita memiliki massa besar, kawan dan teman besar dan banyak. Kita buat trendseter dan barometer baru dengan festival dan kontes-kontes di situ,” ungkapnya.

Sampai saat ini, lanjut Yudha sudah ada konfirmasi dari berbagai komunitas skuter mulai dari Bandung, Jawa Timur, Jawa Barat, hingga dari negara tetangga Malaysia, dan negara Eropa yaitu Italia.

Sementara itu, Penyo, Seksi Acara Indonesia Scooter Festival menjelaskan ditargetkan 10 ribu peserta akan hadir di festival tersebut.

Ribuan komunitas juga diprediksi akan memadati JEC.

Mereka akan berkesempatan mendapatkan lucky draw spesial dari panitia.

21463236_10214720326472461_5731513721724739360_n

vespa vbb 65 untuk lucky draw di Indonesiam Scooter Festival 

“Lucky Draw ada Vespa VBB tahun 64 full retro,” jelasnya.

Dengan tiket masuk Rp 30 ribu, pengunjung akan mendapatkan berbagai hiburan dan kegiatan mulai dari Kontes Vespa, Kontes Helm, Dyno Test, Photography Contest, Kuliner, Stand Komunitas dan lain sebagainya.

Tiket dapat dibeli on the spot.

Sederet band juga akan menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung mulai dari NDX AKA, Kiki n The Klan, Regals, Bravesboy dan sederet penampil lainnya. (kik)

 

Indonesian Scooter Festival Kasih Lucky Draw Vespa VBB 1964

bvbfgf

Satu lagi acara motoris khususnya penggemar skuter bakal digelar. Bertajuk Indonesian Scooter Festival (ISF), ajang kumpul dan senang-senang itu akan dihelat selama dua hari pada 23-24 September 2017 di Jogya Expo Center, Jogyakarta.

Salah satu event skuter terbesar di Indonesia ini bakal menampilkan deretan skuter langka yang sudah jarang dilihat dan mengaspal di Indonesia. Panitia juga menyediakan towing di 4 kota besar (Jakarta ada 3, Bandung 1, Surabaya 1 dan Bali 1 towing) secara gratis untuk mengangkut skuter yang akan mengikuiti kontes atau display di ISF.

“ISF akan memberikan informasi, edukasi sekaligus untuk mengenang berbagai jenis skuter yang ada di Indonesia,” ujar Ayang Bangkit Soekarno, Public Relation and Marketing ISF.

Menurutnya, ISF mendapat dukungan penuh dari club-club skuter khususnya Jogjakarta dan seluruh Indonesia. Event yang sepenuhnya guyub rukun (mempersatukan skuter) di seluruh Indonesia, juga mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata DIY dan telah mendapatkan izin dari Kapolda.

Yang paling menarik perhatian yakni ada lucky draw Vespa VBB 1964 modifikasi full retro garapan Yudha Klasik Motor. Syaratnya lucky draw tersebut hanya berlaku buat pengunjung yang membeli tiket masuk dan akan diundi di akhir acara. Pajak undian ditanggung pemenang.

Acara lainnya yakni ada Vespa Classic Contest, Scooter Classic Contest, Scooter Bajaj Contest, Dyno Test, Scooter Moderen Contest (Vespa-Lambretta), Scooter Classic Show, Helm Paint Art Contest, Photography Contest, Sexy Dancer, Lady’s Scooter Wash dan Handsome Corner.

ISF_2017_01

Nah buat yang penasaran dan ingin tahu lebih jauh soal Indonesian Scooter Festival bisa ikuti mereka di media sosial, Instagram #indonesiascooterfest, Whatsapp 08783981976, Facebook Jogyakarta Skuter Fest dan Email indoscooterfest@gmail.com.(Agl/NM)

“Asia Vespa Days 2017” bakal digelar di Candi Prambanan

19050351_131209850787775_8439050226228002816_n

Untuk pertama kalinya, para pecinta motor Vespa akan temu darat di ajang “”Asia Vespa Days 2017”. Ajang yang digagas oleh Vespa Club Indonesia bersama Vespa World Club akan digelar di Candi Prambanan Yogyakarta.

Presiden Vespa Club Indonesia Frannata Suryanto mengatakan ajang ini digelar dua hari yaitu pada 15-16 September. “Asia Vespa Days 2017 diadakan di Yogyakarta sekaligus menyambut ulang tahun kota Yogyakarta yang ke 261. Pada awalnya Indonesia yang mengajukan diri menjadi tuan rumah AVD2017, Vespa World Club memiliki rencana untuk membuat acara resmi Vespa yang ada di setiap wilayah di dunia, AmeriVespa di Amerika,
Amerika Utara, Euro Vespa di Eropa dan AVD di Asia,” ungkapnya, Senin (4/9/2017).

Frannata memastikan ajang ini jauh dari persepsi masyarakat yaitu diisi dengan hura-hura. Bahkan panitia mengusung tema “Ride for Unity with Pride” yang menggaungkan persaudaraan di tengah isu perpecahan serta kebudayaan tinggi sebagai gaya hidup positif

“Tujuan Asia Vespa Days 2017 sebagai ajang kumpul komunitas Vespa di
seluruh negara di Asia dalam melestarikan Vespa.Dengan pertemuan itu para peserta bisa saling memperkenalkan kebudayaan masing-masing. Utamanya kebudayaan Indonesia dan Vespa Indonesia elalui cagar budaya dan keanekaragaman Vespa dan komunitasnya,” tuturnya.

Yang menarik, peserta luar Yogyakarta akan berkendara bersama-sama mengutamakan keselamatan dan tanpa mengganggu pihak lain. Di sisi lain, hal ini akan jadi perjalanan panjang mengingat kebanyakan Vespa merupakan keluaran 60-an dan 70-an.