Monthly Archives: July 2017

Taragak Basuo Scooterist se-Sumbar ke 23, Ribuan Vespa Padati Kota Payakumbuh

20229381_1806169336065676_3540063714967835839_n

PAYAKUMBUH,—Tahun ini, silaturahmi antar pecinta scooter alias vespa se Sumatera Barat kembali digelar. Ribuan vespa dari berbagai daerah di Sumbar serta propinsi lainnya ikut dalam ajang tahunan sepeda motor antik tersebut yang diadakan di Kota Payakumbuh.

“Seribu lebih peserta Taragak Basuo Scooterist se-Sumbar yang 23 ini,”ucap Metta Samainal Pecinta Vespa Kota Payakumbuh pada Minggu (23/7) sore.

Silaturahmi antar pecinta scooter tersebut, katanya dipusatkan di Gor Kubu Gadang Kota Payakumbuh.

Sejak Jumat (21/7) lalu, pecinta vespa sudah berdangan ke Kota Payakumbuh. Puncak kedatangannya, pada Sabtu (227) malam. Tak henti-hentinya vespa melaju di jalanan utama Kota Payakumbuh.

Begitu juga dengan Gor Kubu Gadang, seluruh lapangan dipenuhi oleh vespa dengan berbagai modifikasi.

83665636926-vespa

“Ada satu vespa dengan rodanya lebih 10 unit. Pokoknya seluruh pecinta vespa berkumpul di Payakumbuh,”ucap Metta lagi.

Pada Minggu (23/7) siang, merupakan puncak acara Tragak Basuo Scooterist Se-Sumbar. Hadir Ketua DPRD Kota Payakumbuh Yb Parmato Alam, Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, Dandim 0306/50 Kota Letkol Heri Sumitro, Kepala BNN Kota Payakumbuh AKBP Firdaus.

Hingga Minggu sore, ribuan pecinta vespa mulai meninggalkan Kota Payakumbuh. “Ada juga yang datang dari pulau Jawa, Riau serta daerah lainnya di Sumatera. Berbagai modifikasi hiasani silarutahmi tahun ini,”ucapnya lagi. (h/ddg)

Sumber : Harian Haluan 

Borobudur Diserbu Scooterist

 

20264610_1656030447754509_7389814781601084327_n

Akhir pekan lalu 22-23/7, mendadak kawasan wisata Borobudur dipenuhi ribuan skuter lawas yang didominasi merk Vespa.

Yup, soalnya waktu itu lagi diadakan sebuah riungan skuteris bernama “Kumpul Bareng Semar”.

Uniknya, acara yang diselenggarakan oleh Semar (Scooterist Magelang Raya) ini diadakan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-71.

“Iya, soalnya acara ini didukung oleh pihak kepolisian setempat” ungkap Rochmadi Suswantoro yang jadi Ketua Panitianya.

Karena berkaitan dengan agenda ulang tahun kepolisian, maka ada sesi tertentu yang dimaksudkan untuk kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Wakapolres Magelang, Kompol Heru Budiharto menekankan pentingnya safety riding di kalangan skuteris.

Maka dari itu, diadakan simulasi berkendara aman dengan skuter lawas saat event ini dimulai.

Hubungan pihak kepolisian Magelang dengan skuteris di kota tersebut memang cukup baik.

Beberapa waktu lalu, event skuter juga diadakan dan berlokasi di dalam kantor Polres Magelang sendiri.

Gak heran, ketika diadakan acara yang lebih besar seperti Kumpul Bareng Semar ini, animo skuteris yang datang pun sangat besar.

“Sampe malam hari, udah tembus 10.000 peserta yang masuk ke acara”, tambah Rochmadi.

Sumber : Motorplus Online 

Vespa Ajarkan Kami Arti Sebuah Persaudaraan

 

17352190_10212902376704853_91665182354559583_n

Bagi pecinta Vespa arti setia kawan begitu menonjol, baik yang berada di komunitas maupun independen, karena hidup berbagi sesama pencinta/pengguna Vespa tanpa melihat Vespa itu keluaran tahun berapa, atau si penggunanya usia berapa, semuanya berbaur dan saling menghargai meskipun mereka baru kenal, atau hanya mengenal di jalan persimpangan.

Merawat juga mengendarai Vespa memerlukan kesabaran, karena Vespa merupakan produk lama meskipun sekarang ada Vespa keluaran baru, tetapi Vespa identik dengan Vespa lama yang memiliki mesin 2 tak yang populer dengan gigi di tangan kiri, ini merupakan hal yang unik ketika sepeda motor lain berada di kaki.

Saling sapa pengendara Vespa ketika kita sedang mengendarai Vespa meskipun tidak saling mengenal, dengan ciri khas melambaikan tangan atau sekedar senyum juga manggut, ini merupakan pemandangan yang unik yang perlu kita tiru, karena meskipun mereka tidak saling kenal tidak secara langsung Vespa sendiri merupakan sarana untuk menjalin silaturahmi untuk belajar apa arti persaudaraan dan kesetia kawanan.

11203099_10206855962588279_8949041672250039403_n

Vespa terkenal sering mogok di jalanan karena Vespa merupakan kendaraan tua, tetapi jangan cemas rata-rata pecinta Vespa bisa mengatasinya, karena pengguna Vespa sudah paham dalam mengotak-ngatiknya kecuali mereka yang pemula, perlu bantuan dari pengguna Vespa lainnya.

Bagi pemula jangan takut karena kesetiakawanan pengguna Vespa begitu tinggi baik yang berkomunitas maupun independen, mereka akan menghampiri tanpa kita minta dan pemandangan ini cukup unik bila di cermati, terutama solidaritasnya yang begitu tinggi, dan pembelajaran buat kita tentang arti kesetiakawanan yang merasa satu nasib sepenanggungan tanpa harus melihat status sosial.

Menikmati sebuah perjalanan ketika kita sedang mengendarai Vespa dan merasa nyaman di jalanan itu yang penulis rasakan, merasa ingin lama-lama di jalan dan tidak takut apa-apa ketika kita kehabisan bensin atau kabel-kabel kita ada yang putus sampai mogok sekalipun, karena kita merasa banyak saudara meskipun tidak saling mengenal asalkan sama-sama menggunakan Vespa mereka pasti akan membantu kita ketika kita sedang mengalami kesulitan di jalan.

12109244_1915600498665819_2389141961558859555_n

 

Satu Vespa sejuta saudara memang terbukti bukan hanya slogan semata bahwa persaudaraan merupakan hal yang di tonjolkan bagi sesama pecinta Vespa, tidak mengenal senior maupun junior mereka mengutamakan persaudaraan dan saling berbagi terutama hal yang berhubungan dengan Vespa.

Suara knalpot yang serak, kepulan asap, menggunakan oli samping, body yang bahenol, warna cat yang di modipikasi, sepeda motor keluaran lama ini sangat populer yang di produksi tahun 1940 an sampai dengan sekarang , yang rata-rata di keluarkan oleh Piagio (Italy), masih populer sampai sekarang, apalagi keluaran lama yang harganya melambung tinggi menjadi buruan para kolektor.

Belajar dari sebuah Vespa, di sana penulis menemukan tentang artinya persaudaraan tanpa harus memandang status sosial sehingga tumbuh kebersamaan hanya melalui sepeda motor keluaran lama yang sepintas hanya sebuah kendaraan rongsokan, tetapi di balik semua tersimpan sebuah arti tentang arti kehidupan.

Sumber : Kompasiana