Monthly Archives: January 2014

VESPA ORIJINGAN PEDULI BANJIR PURWOREJO

Gambar

Yogyakarta – Banjir besar di Kutoarjo 2 minggu  belum lama ini ikut membuat prihatin sejumlah komunitas. Dan pada akhir pekan lalu (5-1/2014) komunitas Vespa ORIJINGAN Indonesia melakukan kegiatan sosial kepada para korban musibah banjir yang melanda di dusun Kwaraan desa kedungsari Kutoarjo Jawa tengah.

Yosy  salah satu pengurus Orijingan Yogyakarta  menjelaskan  bakti sosial   dengan anggota lebih dari 150  anggota  Member ORIJINGAN ini murni swadaya dari para anggota dengan coordinator beberapa chapter di wilayah Jakarta ,Yogyakarta,Pemalang,Lampung,Semarang ,Pekalongan,Bekasi  san balikpapan
 
Setelah proses pengumpulan sumber daya yang supercepat, bakti sosial dengan tajuk “ORIJINGAN PEDULI BANJIR PURWOREJO”  berhasil mengumpulkan uang   dan beragam barang, seperti pakaian laik pakai, air mineral, dan lain-lain.
 
“Bakti sosial ini bertujuan membantu meringankan beban para korban banjir dengan menyumbangkan kebutuhan pangan dan sandang mereka, sehingga para korban bisa lebih cepat recovery,” kata Yossy.
 
Penyaluran bantuan dimulai pada Minggu (5/1)  pagi hingga sore dengan start Yogyakarta
 Hal ini diBuktikan oleh komunitas Vespa ORIJINGAN Indonesia dari beberapa chapter di indonesia  pun turut mengulurkan tangan membantu meringankan beban para korban banjir di wilayah Desa Kedungsari dusun Kwaraan Kutoarjo Purworejo.pada tanggal 5 Januari 2014 
“Pemberian Sedikit bantuan langsung di salurkan dan di terima oleh kepala desa Kedungsari Ibu Siti Aminah berupa 150 Paket sembako berisi Beras, gula the dan minyak sayur serta 75 Paket Alat alat tulis dan pakaian pantas pakai.
 
Yossy, sapaan akrabnya, mengutarakan, aksi positif yang dilakukan para anggota komunitas Orijingan   itu tidak hanya kali ini. Mereka juga berperan aktif dalam kegiatan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

 
“Bantuan kebutuhan barang-barang seperti makanan, minuman, produk kebersihan dan kesehatan, dan lain-lain. Kami juga menyumbangkan banyak pakaian laik pakai, karena banyak korban tidak mempunyai pakaian lagi setelah rumahnya kebanjiran,” ujar Yossy  (kik)