Monthly Archives: November 2018

Pentingkah kita Gabung di Komunitas ?

not_detected_235991

Setiap individu, yang punya hobby atau kesukaan yang sama, cenderung membentuk komunitas, agar segala kegiatan yang punya persamaan minat bisa melakukan kegiatan tersebut bersama-sama.

Tetapi tak semua orang suka berkomunitas, alasannya beragam, dari mulai tidak percaya diri, kurang suka rame-rame dan tak begitu menganggap penting berkomunitas, karena fokus pada karya saja sudah lebih dari cukup, keputusan ini sangat perlu dihargai, karena setiap individu mempunyai hak untuk bergabung atau tidak.

Dan bergabung atau tidaknya dalam suatu perkumpulan atau komunitas, tak akan memengaruhi kualitas karya seseorang, yang bergabung atau tidak, bisa sama-sama menelurkan karya nyata nya.

Sudut pandang tentang berkomunitas, dalam pandangan diri mimin pribadi, adalah penting, karena banyak hal yang kurang kita ketahui atau hal yang sama sekali tidak kita ketahui, bisa dibahas dan kita temukan keberadaannya dalam komunitas yang kita ikuti, sesuai minat tentunya.

IMG-20181118-WA0067

Bagi yang suka berorganisasi, tentunya sangat berminat untuk gabung pada suatu komunitas yang diminatinya, misalnya ketika kita hobby akan dunia motor ,touring , membaca dan menulis, bisa ikut komunitasnya, penyuka fiksi, atau pecinta kuliner, traveling bahkan pecinta kopi  sekalipun, semua itu ada komunitas dan millist nya

Kadang dari hasil bergabung dengan komunitas, kita bisa mendapatkan banyak hal baru, dari mulai teman, ilmu bermanfaat, dan inspirasi. Namun tak sedikit yang kurang bisa menyesuaikan diri dengan orang banyak, sehingga merasa dikucilkan, padahal dalam berkomunitas ini kita tak perlu malu, yang kita butuhkan hanyalah komunikasi dan sikap yang pandai menempatkan diri, sudah pasti akan mudah diterima dalam suatu komunitas.

Dengan berkomunitas, kita bisa sama-sama menyalurkan bakat, ide dan aspirasi, yang jika dilakukan hanya sendiri pasti tidak asyik, seperti, pada suatu komunitas klub sastra, ada gelaran baca puisi bersama dalam kopdar, dan dilakukan dalam alam terbuka, ini sangat asyik tentunya, terus ada klub pecinta teh, yang suka eksperimen dengan berbagai teh dari luar negeri juga jenis teh langka, dan ada acara minum teh bersama yang diselingi kegiatan menulis fiksi, dan tour ke kebun teh serta mengetahui cara pengolahan teh dengan berkunjung ke pabrik teh yang tak jauh dari kebunnya tentu mengasyikkan juga.

Apa sih keuntungan dari bergabung dengan sebuah komunitas?

  1. Dapat teman yang banyak dari beragam profesi, beragam latar belakang dan beragam minat.
  2. Bisa saling berbagi ilmu bermanfaat, tukar pikiran dan saling melengkapi.
  3. Tercipta banyak inspirasi dalam berkarya.
  4. Bersama-sama menyalurkan bakat, yang jika dilakukan sendiri tidak mungkin, bisa dilakukan bersama dengan satu bendera komunitas yang diperkenalkan pada khalayak ramai.
  5. Networking yang luas baik dalam urusan komunitas maupun kehidupan pribadi.
  6. Eksistensi
  7. Sebagai wadah untuk sarana kampanye hal positif juga aksi nyata dalam kegiatan kemanusiaan secara bersama, misalnya, acara charity, menanam pohon bersama dan gerakan berbagi ilmu gratis buat yang membutuhkan.

pooppp

Berkomunitas juga bisa menjadi satu kekuatan untuk menyampaikan sesuatu yang digalang bersama, dengan demikian tujuan dari apa yang dimaksudkan akan lebih mudah tercapai bahkan terealisasi. Intinya dengan berkomunitas kita bisa saling melengkapi kekurangan dan saling memperbaiki yang salah, terlepas dari kekurangannya, menurut saya pribadi ikut bergabung dengan suatu komunitas itu adalah sangat bermanfaat, asal kita mau adaptasi dan menyikapi secara bijak dan dewasa (Kik) 

 

 

Orijingan Sukses Gelar Munas kedua Serta El Presidente Baru

WhatsApp Image 2018-11-19 at 19.35.18

Presiden terpilih Orijingan  periode 2018-2023, Joko Winarto (Nyonyo) Bersalaman dengan Presiden seblumnya,Tosan Aristo, pada Musyawarah Nasional ke-2 Orijingan, Minggu (18/11/2018) (Foto: Hengky Kik)

Banyumas ,- Komunitas Vespa / Scooter Orijingan Indonesia mengadakan Musyawarah Nasional ke-2 di salah satu villa di Baturaden Purwokerto , Jawa Tengah ,Sabtu- Minggu (17-18/3/2018). Agenda utama kegiatan itu adalah pemilihan presiden baru untuk menjalankan roda organisasi hingga lima tahun ke depan.
Pemilihan dilakukan secara demokratis lewat voting tertuka member dari perwakilan chapter yang hadir . Utusan resmi dari setiap chapter Orijingan memberikan suaranya dengan menulis kandidat di suara.

Member Chapter Jakarta Raya,Joko Winarto alias Nyonyo , terpilih sebagai presiden yang baru dengan keunggulan telak atas empat kandidat lain yaitu Munir (Chapter Solo), Jocker (Chapter Jakarta ), Tosan Aristo (Yogyakarta Mc), Janu (chapter Sragen) , Diding (Chapter Cilacap),Yosy (Yogya Mc) . Nyonyo meraih 43 suara dari total 68 suara yang masuk.

IMG-20181118-WA0035

Ketua terpilih menerima Panji Pengurus Pusat dari ketua yangsdah habis masa jabatannya 

Laki-laki yang akrab dipanggil Nyonyo itu mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan kepercayaan dari mayoritas peserta Munas ke-2 Orijingan Indonesia. Dia akan menggantikan Tosan Aristo yang sudah 5 tahun menjabat sebagai el Presindente Orijingan Indonesia.
“Saya akan berusaha sebaik mungkin menjalankan roda Komunitas ini, tentunya dengan dukungan dan partisipasi semua member dan simpatisannya,” kata Nyoyo setelah dinyatakan sebagai pemenang.
Pemuda berambut gondrong itu bertekad menjadikan Orijingan Indonesia sebagai komunitas yang dewasa, bersifat sosial, rapi, aktif, andal, dan kompak. Hal itu sesuai dengan misi dan Visi tentunya .
Salah satu tantangan yang harus diselesaikan Nyoyo dan jajaran pengurus periode 2018-2023 adalah menggiatkan kembali chapter yang mati suri, serta menambah jumlah anggota terdaftar dan memperluas chapter yang belum ada.
Komunitas Orijingan sudah memiliki lebih dari 350 member terdaftar sejak terbentuk 5 tahun silam . Anggotanya tersebar di berbagai daerah Indonesia yang terbagi dalam 55 chapter di Sumatera, Jawa, Bali ,Lombok Kalimantan dan Papua.

IMG-20181118-WA0067

Perwakilan member dari all chapter Orijingan Indonesia 

“Selama dua tahun terakhir, jumlah member mengalami kenaikan hampir 100 persen. Hal ini cukup menggembirakan tapi tetap harus ditingkatkan lagi,” kata Tosan dalam laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat periode yang disampaikan sebelum voting pemilihan ketua Baru yang menggantikan dirinya.
Dalam kesempatan ini, Tosan memberikan apresinya dan loyalitas kepada member yang selama ini sudah solid dalam membawa komunitas baik dalam kegiatan dan totalitas member tersebut

Ketua Umum Orijingan Indonesia periode 2018-2023 Nyonyo menyampaikan, “Semoga kepercayaan dan amanah yang diberikan dapat saya jalankan dan membawa Komunitas Orijingan Indonesia menjadi semakin besar dan lebih baik kedepannya”.
Dalam munas kedua juga dikukuhkan 18 member baru dari Garut, Banyumas dan pemalang serta subang setelah melalui orientasi dan dinilai cukup loyal dalam munas tersebut resmi dikukuhkan sebagai Member Orijingan Indonesia.

IMG_20181118_112013

Tumpengan dalam acara munas serta pelantikan 18 member baru 

Sementara Diding Korlap  member Orijingan Cilacap   pada akhir acara menambahkan kepada penulis “Alhamdulillah seluruh acara dapat berjalan lancar berkat kerja sama dan gotong royong para panitia dibantu dengan para member dan sedulur Paseban (Paguyuban Scooter Banyumas) yang juga ikut mensuport acara ini. Terima kasih saya ucapkan kepada semuanya yang bahu-membahu untuk acara ini untuk mensukseskan acara Munas Orijingan Indonesia yangkedua . Semoga ini adalah langkah baru untuk Orijingan yang semakin maju”. (Kik)

Orijingan Indonesia akan Mengadakan Munas Kedua di Purwokerto

43706308_1413729978729938_2143784482862268416_n

 

Orijingan Indonesia  akan mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) II

Pelaksanaan kegiatan  ini rencananya akan dilaksananan di Baturaden Purwokerto  selama dua hari pada tanggal 17-18 November 2018 .

Pelaksanaan Munas ini akan diikuti oleh perwakilan masing-masing Chapter Orijingan di seluruh Indonesia (Kik) 

 

 

 

22 th Anniv SBC Purbalingga Sukses digelar

44932446_1071645509675721_476127537425022976_n

Panitia acaradari Keluarga Besar SBC Purbalingga

Purbalingga -Menyambut 22 tahun (Scooter Bralling Club) Purbalingga  menggelar Pesta Vespa 2018 bertajuk ‘Balik Maning Nang Purbalingga #2’ di Lapangan Lanud J.B Soedirman Purbalingga , selama 2hari  Sabtu-Minggu (27-28 Oktober 2018).
Sebanyak kurang lebih 2.500 peserta yang tergabung dalam berbagai klub/komunitas pecinta Vespa se-Indonesia hadir berkumpul di sini.

“Peserta yang hadir bukan hanya dari komunitas pecinta Vespa di Pulau Jawa saja, tetapi juga dihadiri juga  pecinta Vespa dari,Jakarta,Bali,Bandung, serta berbagai daerah lain,” ungkap salah seorang panitia kegiatan Pesta Vespa 2018  “Teguh  saat ditemui di sela-sela kegiatan acara tersebut.

Menurut Teguh  , sebagian besar peserta datang secara berkelompok beriringan ke kota Purbalingga. Khusus peserta dari luar kota yang Jauh  justru sudah tiba di Purbalingga sejak Jumat 26 oktber 2018

Mereka sudah berangkat beberapa hari sebelumnya dengan Riding mengunakan vespanya. Kegiatan ini pun menjadi wahana silaturahmi dan konsolidasi antar penggemar dan penghobi Vespa se-Indonesia khususnya pulau Jawa.