Monthly Archives: June 2013

Ribuan Pengendara Vespa dari Seluruh Dunia Kumpul di Belgia

211903_vespa-world-days_663_382

VIVAnews – Skuter Vespa menjadi kendaraan roda dua ikonik. Bahkan, untuk tujuh kalinya, acara tahunan Vespa World Days kembali digelar, dan kini diadakan di sebuah desa Flemish, Hasselt, Belgia.
Vespa World Days menjadi ajang berkumpul bagi ribuan para pecinta Vespa dari seluruh dunia, mulai dari kalangan tua hingga muda, yang berasal dari pengendara 21 negara.
Bahkan, 74 tahun memisahkan antara pengendara Vespa termuda dan tertua, karena dalam acara tersebut ada pula pengendara Vespa asal Belgia dan Belanda yang lahir pada 1929, sedangkan termuda yakni perempuan asal Yunani dan lelaki asal Jerman yang lahir pada 2003.
Sedikitnya 2300 rider dengan berbagai model Vespa, menemani para pengendara menjelajahi ratusan, bahkan ribuan kilometer dari berbagai belahan dunia.
Dalam acara tersebut, para pecinta Vespa melakukan berbagai acara serta turing bersama keliling ke beberapa tempat di Belgia.
Klub Vespa mulai berdiri sejak 1946–sesuai dengan tahun kelahiran dari skuter Vespa. Lebih dari 18 juta unit Vespa sudah beredar di lima benua.
Bahkan klub Vespa pertama didirikan di Italia, akhirnya menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.
Dengan sejarah lebih dari 6 dekade, akhirnya pada 2006 (bersamaan dengan ulang tahun vespa yang ke-60), berdirinya Klub Vespa Dunia, yang sekarang ini mengatur koordinasi dan promosi untuk organisasi Vespa di seluruh dunia.
Saat ini, ada 40 Klub Vespa Nasional yang tergabung dengan Klub Vespa Dunia dan lebih dari 780 klub vespa lokal terdaftar, dengan total member lebih dari 40.000 di seluruh dunia.
Sumber : VivaNews
Advertisements

Menemukan sumber kerusakan pada vespa

Gambar

Mesin Tidak Dapat atau Sukar Di Starter Langkah pertama adalah memeriksa sistem penyaluran bahan bakar dan sistem pengapian
Sebab-sebab utama kerusakan :

1.Mesin Banjir
2.Spuyer pada karbu tersumbat atau kotor
3.Saluran pada karbu tersumbat atau kotor
4.Kran bensin tersumbat atau kotor
5. Sistem pengapian terganggu

Cara Penanggulangan :

  1. Tutuplah kran bensin,
  2. buka gas lebar2 da injak kick starter berulang-ulang sampai mesin hidup (dalam hal ini busi dalam keadaan terpasang)
  3. Jika diduga spuyer kotor maka bersihkan dengan bensin atau minyak tanah
  4. Jika saluran karburator kotor maka bongkar karburator dan bersihkan
  5. Gejala yang terlihat bila kran bensin kotor adalah sedikit atau tidak ada bensin yang keluar ke karburator, untuk membersihkannya kran bensin harus dilepas dari tangki

Gejala yang terlihat bila pengapian terganggu adalah busi tidak nyala atau nyalanya tidak normal ini ada beberapa kemungkinan :
– Busi tidak sesuai atau tidak cocok, jika tidak sesusai gantilah dengan yg baru
– Celah elektroda busi tidak tepat, setelah celah busi sampai dicapai ukuran yg sesuai.
– Kabel busi atau kepala busi aus, gantilah dengan yg baru
– Kondensor rusak
– gantilah dengan yg baru

– Koil rusak, perbaiki atau ganti dengan yg baru
– Penyetelan pengapian tidak tepat, setelah celah platina atau atur saat pengapian

Nuradi : Tokoh pembuat Slogan vespa

Gambar

“Lebih baik naik Vespa”

Inilah slogan abadi bagi anak Vespa. Bagai sebuah mantra, kalimat sakti ini seolah tak ubahnya kebanggaan Enrico Piaggio, saat memperkenalkan Vespa di tahun 1946.

Tapi, tahukan bro sekalian siapa penciptanya?

Iklan ini di buat oleh Nuradi, pria kelahiran Jakarta, 10 Mei 1926, yang uniknya tidak memperoleh pendidikan formal di bidang periklanan. Di era 60’an, Nuradi (yang mendirikan biro iklan InterVista), melahirkan iklan skuter Lambretta dalam bentuk slide. Iklan Lambretta pun merupakan iklan pertama yang diproduksi untuk dapat ditampilkan di bioskop-bioskop. Ini merupakan prestasi tersendiri pula bagi InterVista. Lucunya, Nuradi bahkan tidak menemukan slogan yang pas untuk Lambretta.

Dalam catatan hariannya, Nuradi mengakui bahwa slogan Vespa, tak terlepas dari kekuatan biro iklan milikinya yang terletak justru pada akar budidaya Indonesianya. Pendapat ini mungkin benar, kalau kita perhatikan beberapa slogan yang diciptakan InterVista, seperti:
Produk susu kental manis; Indomilk …. sedaaap.
Produk bir; Bir Anker. Ini Bir Baru, Ini Baru Bir.
Produk rokok putih; Makin mesra dengan Mascot.
Produk skuter; Lebih baik naik Vespa.

Satu hal yang menarik dari iklan-iklanya (terutama iklan Vespa), yaitu pemilihan bioskop sebagai ruang media. Pada zaman dahulu, ranah TV tidak memungkinkan menjangkau golongan “fanatik”. Selain karena jumlahnya sedikit, TV dianggap tidak efektif secara segmetasi. Layar yang juga lebih lebar ketibang TV, juga di jadikan alasan Nuradi (yang tidak ingin) iklan yang dibuat sempurna (secara tata warna dan suara) menjadi tidak nyaman untuk dilihat.

Saat ini, iklan Nuradi masih tersimpan di pusat perfilman Usmar Ismail dan Arsip Nasional RI.
(My opinion: Jika “pihak” terkait bisa melindungi dan memelihara iklan Vespa, mengapa “wujud aslinya” tidak ada komitment?

sumber : Scootman Blog

KATALOG PARTS DAN AKSESORIST VESPA

Bagi rekan-rekan scooterist semua yang membutuhkan katalog vespa bisa kalian unduh aja filenya

klo yang ini tntang spesifikasi macam-macam vespa :
http://www.ziddu.com/download/2478685/SpesifikasiVespa.zip.html

catalog asesoris

http://www.ziddu.com/download/2275409/CATALOGASKESORISVESPA.zip.html

saya tambahin nie wat katalog nya :
aksesoris :
http://www.ziddu.com/download/2637162/ACCESSORI.zip.html

PARTS ELECTRIC :

http://www.ziddu.com/download/2637194/PARTI_ELETTRICHE.zip.html

PARTS MOOTOR
http://www.ziddu.com/download/2637215/PARTI_MOTORE.zip.html

SELERA
http://www.ziddu.com/download/2637260/SELLERIA.zip.html

SUSPENSIONS
http://www.ziddu.com/download/2637310/SOSPENSIONI.zip.html

TELANO PART IN GOMAA
http://www.ziddu.com/download/2637459/TELAIO_PARTI_IN_GOMMA.zip.html

TELAIO :
http://www.ziddu.com/download/2637507/TELAIO_PARTI_IN_LAMIERA.zip.html

Sejarah Tentang Vespa

 

Gambar

Asal Mula

Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.

 

 

Lahir Kembali

 

Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah. Enrico memutuskan untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal Mobility yg dibutuhkan masyarakat Italia. Kemudian bergabunglah Corradino D’Ascanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio. D’Ascanio membuat rancangan yang simple,ekonomis, nyaman dan juga elegan. D’Ascanio memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan sebuah kendaraan yang dibangun dengan sebuah “Monocoque” atau Unibody Steel Chassis. Garpu depan seperti Ban mendarat sebuah pesawat yang mana mudah untuk penggantian ban. Hasilnya sebuah design yg terinspirasi dari pesawat yang yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan yang lain.

 

 

Maka pada 1945, konstruksi alternatif tersebut ditemukan. Awalnya memang sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowong. Mengejutkan, ternyata bagian staternya dirancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat tempur.

 

 

Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pabrikan yang kala itu masih terbilang sebagai usaha ”kaki lima” merancang papan penutup kaki pada bagian depan. Proyek ini langsung dipimpin oleh Corradino d’Ascanio. Karena itu, hak paten pun segera dapat mereka kantongi.

 

 

Hasilnya, muncullah pertama kali produk motor dengan seri MP5. Kendaraan ini berteknologi sederhana tetapi punya bentuk yang amat menarik, bagai binatang penyengat (lebah/tawon) karena bentuk kerangkanya.

 

 

Namun, karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar itu, sejumlah pekerja di pabrik Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor Paperino. Harap diingat, Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh Donald Duck (bebek). Maka, d’Ascanio pun putar akal untuk memperbaiki model tersebut.

 

 

D’ascanio hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang bentuk desain kendaraannya dan prototipnya diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio melihat protototip MP6 itu, ia secara tak sengaja berseru “Sambra Una Vespa” (terlihat seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu, diputuskan kendaraan ini dinamakan ‘Vespa’ (tawon dalam bahasa Indonesia). Pada April 1946, prototip MP6 ini mulai diproduksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera, Italia.

 

 

Pada Akhir 1949, telah di produksi 35000 unit dan dalam 10 tahun telah memproduksi 1 Juta unit dan pada pertengahan tahun 1950. Selama tahun 1960-an dan 1970-an Vespa menjadi simbol dari revolusi gagasan pada waktu itu.

 

 

Perkembangan selanjutnya, produk ini ternyata laris diserap pasar Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol, Brazil, dan India — selain di pasar domestik produk ini laku bagai kacang goreng. Selain itu, India pun memproduksi jenis dan bentuk yang sama dengan mengambil mesin Bajaj. Jenisnya adalah Bajaj Deluxe dan Bajaj Super. Sejumlah pihak lantas mengajukan lamaran untuk joint membuat Vespa. Maka pada 1950 munculah Vespa 125 cc buatan Jerman.

 

 

Pada saat itu banyak negara lain yang mencoba membuat produk serupa, tetapi ternyata mereka tak sedikit pun mampu menyaingi Piaggio. Di antara pesaing itu adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp, dan NSU. Bagi masyarakat Indonesia, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an.

 

 

Selidik punya selidik, fanatisme terhadap Vespa ternyata muncul akibat ciri dasar bentuk motor ini yang selalu dipertahankan pada setiap produk berikutnya. Bahkan saat mereka terbilang melakukan ”revolusi” bentuk pada produk baru, Vespa 150 GS, kekhasan pantat bahenol masih terasa melekat.

 

 

Produk 150 GS — kala itu dikenal sebagai Vespamore dan hampir selalu tampil di tiap film tahun 1960-an — memang kemudi dan lampu sorotnya mulai dibuat menyatu. Tetapi, secara keseluruhan apalagi bentuk pantatnya, benar-benar masih membulat. Dan cerita terus berlanjut saat ini dengan model generasi baru Vespa, mempersembahkan Vespa ET2, Vespa ET4, Vespa Granturismo dan Vespa PX150. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi salah satu Icon besar orang Italia.

 

 

Sejarah Vespa di Indonesia

 

“Demam Vespa” di tanah air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesiaterhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congosaat itu.

 

 

Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.

 

 

Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia mungkin masih bisa disebut sebagai surganya Vespa. Maraknya ekspor Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.

 

VESPA ORIJINGAN INDONESIA

Gambar

ORIJINGAN adalah Forum komunikasi para penggemar, kolektor, peturing, anggota klub/komunitas scooter yang berada di Indonesia dari berbagai jenis scooter seperti vespa, lambretta, bajaj Dll

Forum ini dibuat untuk menjembatani para pecinta scooter di indonesia, dan tidak harus dari merek sejenis. tetapi dari berbagai merek scooter yg pernah ada di Indonesia.

S.F.F.S ( Scooter Forever Forever Scooter )
Brotherhood in scooter

Salam Jingan